Skip to content

Keunikan Kota Solo Yang Wajib Anda Ketahui

    Keunikan Kota Solo

    Keunikan Kota Solo – Solo adalah kota yang unik dan sayang untuk dilewatkan. Buat kamu yang belum sempat datang ke Solo, sempatkan. Mengapa? mengunjungi Solo, berarti anda memasuki kawasan Wisata Solo, sejarah dan budaya. Saat ini banyak perusahaan yang melayani perjalanan wisata ke Solo.

    Wisata di Solo dan sekitarnya patut untuk dicoba. untuk penginapan, ada banyak hotel di Solo, mulai dari yang murah hingga kelas bintang lima. Sebelum berangkat ke Solo, ada baiknya Anda mengetahui apa saja keistimewaan kota ini.

    Selain itu Kota Solo juga memiliki tempat wisata yang sering dikunjungi wisatawan, sebagai kota yang kental dengan budaya. Jika Anda ingin berkunjung ke kota solo Anda bisa sewa mobil di solo untuk menemani aktivitas Anda. Tentunya Kota Solo juga memiliki beberapa fakta unik yang menarik untuk kita ketahui.

    Ini dia Keunikan Kota Solo Yang Wajib Anda Ketahui!

    1. Memiliki Dua Istana

    Saat Anda berkunjung ke kota Solo, Anda bisa mengunjungi istana-istana yang ada di kota Solo, dan uniknya, Kota Solo memiliki dua istana yang memiliki nilai sejarah. Yang pertama adalah Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat yang dibangun pada tahun 1744. Keraton ini dibangun oleh Susuhan Pakubuwono II (Sunan PB II) sebagai pengganti Keraton Kartasura yang dihancurkan oleh Pecinan Geger pada tahun 1743.

    Keraton Surakarta

    Hingga saat ini Keraton Surakarta berfungsi sebagai tempat tinggal para Sunan dan rumah tangga kerajaan yang masih menjalankan tradisi kesunanan. Dan yang kedua adalah pura pura mangkunegaran yang merupakan istana tempat bersemayam para raja atau adipati mangkunegaran. Keraton ini dibangun oleh Raden Mas Said atau Pangeran Sambernyawa, pendiri Mangkunegaran dengan gelar Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Arya (KGPAA) Mangkunegara I.

    Hingga saat ini, Candi Mangkunegaran menjadi salah satu tempat wisata sejarah di Surakarta yang banyak dikunjungi wisatawan domestik maupun mancanegara. Kedua keraton ini letaknya berdekatan, yaitu sekitar 2 kilometer atau lima menit perjalanan. Bedanya, Keraton Kasunanan Surakarta memiliki penguasa bergelar Sunan Pakubuwono, sedangkan penguasa Kadipaten Mangkunegaran bergelar Pangeran Adipati Mangkunegoro.

    Wisata Naik Kluthuk Jaladara

    Sepur Kluthuk Jaladara merupakan kereta api uap yang telah beroperasi sejak zaman penjajahan Belanda dan masih beroperasi di kota Solo hingga sekarang. Mesin Kluthuk Jaladara menggunakan lokomotif uap C 1218 buatan tahun 1896 dengan gerbong antik buatan tahun 1906 buatan Belanda.

    Kereta uap ini menempuh jarak sekitar 5,6 kilometer mulai dari stasiun Solo Purwosari hingga stasiun Solo Kota Glagah. Kereta uap ini akan memakan waktu sekitar 2 jam untuk melewati Kampung Batik Kauman, kediaman resmi Walikota Solo, dan sejumlah tempat wisata lainnya.

    Pasar Klewer Bersejarah

    Pasar Klewer pada awalnya merupakan lokasi pakretan atau tempat para tamu kerajaan memarkirkan keretanya saat menghadap ke keraton. Dari nama inilah muncul nama Pasar Slompretan dimana para pedagang hilir mudik menawarkan dagangannya kepada pembeli.

    Para pedagang menyampirkan dagangannya di pundak dan menjuntai ke bawah dan tidak beraturan serta tampak melentur sehingga muncul nama Pasar Klewer. Pasar ini menampung batik dari pengrajin batik Kampung Laweyan, dan semakin ramai dengan berbagai barang dagangan sehingga berkembang menjadi pasar yang besar.

    Taman Legendaris Sriwedari

    Taman Sriwedari terletak di Jalan Slamet Riyadi, No. 275, Kecamatan Lawedan, Kota Surakarta. Taman Sriwedari dulunya dikenal sebagai Taman Raja. Taman Sriwedari yang semula merupakan taman kota diubah menjadi taman rekreasi.

    Taman Sriwedari dibangun sejak tahun 1899 M dan masih terawat hingga sekarang. Pembangunan taman ini dilakukan di atas tanah milik seorang Belanda bernama Johannes Busselaar yang dibelikan Pakubuwono IX untuk putranya Pakubuwono X. Di kompleks Taman Sriwedari dibangun fasilitas antara lain Museum Radya Pustaka dan Gedung Wayang Orang.

    Studio Rekaman Lokananta

    Lokananta awalnya adalah pabrik rekaman yang diresmikan oleh Ir. Soekarno pada 29 Oktober 1956. Nama Lokananta sendiri berasal dari bahasa Sansekerta yang digagas oleh Raden Maladi yang artinya gamelan dari surga dengan suara yang merdu. Sebelum bernama Lokananta, nama pabrik ini adalah Indonesia Raya Vox atau Indra Vox. LP Lokananta digunakan untuk mensuplai materi siaran RRI ke seluruh Indonesia.

    Tujuan Lokananta adalah menyebarkan budaya melalui musik ke seluruh pelosok tanah air. Kemudian Lokananta berkembang menjadi perusahaan rekaman yang rilis ke masyarakat umum. Sejumlah musisi telah merekam di venue ini antara lain WR Supratman, Gesang, Waldjinah, Glenn Fredly, Efek Rumah Kaca, dan Slank.

    Kampung halaman Presiden Jokowi

    Kota Solo merupakan kota kelahiran Presiden ke-7 Indonesia, Joko Widodo. Semasa kecil, Presiden Jokowi tinggal di tepi Sungai Kali Pepe, Desa Cinderejo, Banjarsari, Solo. Sedangkan rumah Jokowi di Solo terletak di Desa Sumber, Kecamatan Banjarsari, Solo. Beberapa kali kedatangan Presiden Jokowi ke kampung halamannya juga menyita perhatian warga.

    Need Help?